Rapat Koordinasi Pengawasan Pada Tahapan PILEG tahun 2019 Tingkat Kecamatan di kabupaten Tasikmalaya

Rapat Kordinasi Pengawas Pemilu Tingkat Kecamatan

Cikuya.sideka.id- Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden akan berlangsung pada Rabu, 17 April 2019

Rapat Kordinasi Pengawas Pemilu Tingkat Kecamatan ( Doc. EYP) 

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Culamega ( Sodikin Iskandar) mengatakan, daerah terdampak Tanah longsor dan Banjir Badang Desa Cikuya dan Desa Bojongsari,memerlukan tindakan khusus Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai tahapan proses pelaksanaan Pemilu 2019.

“Terhadap daerah terdampak bencana melalui surat edaran KPU RI Nomor 1479/PL.02.1-SD/01/KPU/XII/2018 Perihal Penyelesaian Penyempurnaan DPTHP-2 bertanggal 1 Desember 2018 secara teknis diberikan perlakukan khusus,” ujar Sodikin, seperti dilansir Antara, Kamis (6/12/2018).

Terkait surat itu, kata Sodikin, KPU harus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendapat data alamat korban Longsor Dan banjir Bandang di Dua daerah tersebut.

 

Pemaparan Tentang Situasi Di Kecamatan Culamega Pasca Bencana (Eyp)

“Kemudian, KPU harus menghapus data pemilih yang terbukti telah meninggal dunia, serta telah pindah domisili secara permanen dari daerah terdampak bencana alam tersebut,” ucapnya.

Selanjutnya KPU, sambung Sodikin, harus melakukan pendataan terhadap pemilih di lokasi pengungsian secara berkelanjutan sesuai kebijakan pemerintah.

Para Panwas Kecamatan Antuasias Mendegarkan Pemaparan.

“Kondisi di wilayah terdampak bencana Culamega, Secara khusus oleh Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, “papar Sodikin.

“Tentunya hal tersebut sebagai bentuk perlindungan hak pilih warga atau korban terdampak bencana itu,” jelas Sodikin.

“Mudah-mudah Pesta Demokrasi yang berlangsung 5 tahun sekali dapat berjalan dengan baik dan kondusif. (Sideka.id/Eyp)

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan